Ensiklopedia Leadership dan Manajemen Muhammad SAW (8 Jilid)

www.ensiklopediatazkia.com - Display Ensiklopedia Leadership dan Manajemen Muhammad SAW

Mengkaji perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW adalah bagaikan mengarungi samudera nan luas tak bertepi. Wisdom dan hikmah yang terpancar luas darinya sangat banyak seakan kita tidak dapat untuk menghitungnya. Bagaikan taman, ia juga adalah manusia pilihan yang memberikan suri keteladanan yang indah dan engagumkan dalam hampir semua spectrum kehidupan baik pribadi, keluarga maupun masyarakat. Keteladanannya juga kita temukan dalam aspek bisnis, militer, budaya, dakwah, kesehatan, social, pilitik serta hukum dan pendidikan.

Dengan banyaknya mutiara hikmah yang terdapat dalam kisah hidup Nabi Muhammad inilah maka penulis, Dr. Muhammmad Syafii Antonio, M.Ec dan Tim Tazkia mencoba untuk mengumpulkannya semampu batas ikhtiar mereka. Mereka berusaha untuk mengumpulkan mutiara tersebut dengan menuliskannya dalam satu seri ensiklpedia yang diberi nama, “Ensiklopedia Leadership dan Manajemen Muhammad SAW.” Ensiklopedia ini terdiri dari 8 Jilid dengan pembahasan sebagai berikut:

  1. Kepemimpinan dan Pengembangan Diri

Rasulullah adalah seorang yang mampu mengembangkan diri dan mengatasi berbagai kesulitan hidup dengan luar biasa. Ia terlahir yatim, usia 6 tahun yatim piatu dan diasuh sang kakek. Usia 8 tahun kakek pun meninggal dan dititipkan pada sang pamanyang relative miskin. Dalam usia 10 tahun ia harus mengais nakahnya sendiri menjadi penggembala, mencari kayu bakar, buruh batu dan pasir serta bekerja serabutan untuk penduduk mekah. Hingga akhirnya menjadi pengusaha tangguh yang sukses.

  1. Bisnis dan Kewirausahaan

Rasulullah adalah model sukses bisnis. Ia membangun jiwa entrepreneurship, memulai bisnis dengan minim modal, membangun kepercayaan para investor, menjelajahi pasar-pasar regional Jazirah. Nabi menetapkan kebijakan ekonomi politik yang mampu menopang berkembangnya peradaban baru. Ia membangun Baitul Mal (Federal Reserve) dan mengadopsi mata uang anti inflasi. Ia menyatakan perang terhadap korupsi seraya mendorong kreativitas dan inovasi dalam berbagai industry dan perdagangan global. Ia mengajarkan umatnya untuk kaya dalam taqwa, zuhud dalam keberlimpahan mandiri serta memberdayakan sesame.

  1. Menata Keluarga Harmonis

Salahsatu sisi kehidupan Rasulullah yang paling banyak disalah pahami adalah aspek kehidupan keluarganya. Kita jarang mengkaji berapa usia Rasulullah saat menikah lagi, bagaimana kondisi social ekonomi janda tua yang dinikahinya, berapa jumlah anak bawaan janda tersebut, bagaimana dampak dakwan dan kemenangan social politis yang ditimbulkan. Bagaimana ia menjadi kakek teladan, suami yang bijaksana, ayah idaman keluarga serta mertua yang penuh pengertian. Ia menyapu rumahnya sendiri, menjahit pakaiannya yang robek dan menyiapkan makanan di dapur.

  1. Manajemen Dakwah

Jumlah kaum muslimin saat ini yang tidak kurang dari 1,3 Milyar orang yang tersebar di seluruh penjuru dunia adalah bukti yang tidak terbantahkan dari kesuksesan manajemen dakwan Rasulullah SAW. Ia mengajak manusia untuk menempuh jalan hidayah, jalan yang lurus, lempang dan terang benderang. Ia mengajar manusia untuk memikirkan makna dan tujuan hidup. Apa yang harus dilakukan saat hidup dan apa yang akan dibawa setelah beakhirnya hidup. Diatas itu semua ia mengajarkan dunia tentang kebebadan beragama. Ia mengajarkan hidup rukun dan toleransi dengan pemeluk agama lain.

  1. Kepemimpinan Sosial dan Politik

Masyarakat Madinah adalah masyarakat yang kompleks dan heterogen. Dikalangan muslim ada kaum Muhajirin dan Anshar bahkan tidak sedikit juga yang munafik dibawah pimpinan Abdullah Ibn Ubay Ibn Sahul. Di kalangan non Muslim ada yang menganut Paganisme, Nashari dan Yahudi. Kaum Paganisme memiliki Raja sendiri yaitu Ka’ab Ibn Ashraf. Yahudi pun bersuku-suku seperti Bani Nadhir, Bani Quraidzah dan Bani Qunaiqa.’ Dengan piawai Rasulullah menciptakan keharmonisan di Madinah. Ia juga menjalin hubungan diplomasi dengan pemimpin regional Jazirah.

  1. Sang Pembelajar dan Guru Peradaban

Rasulullah SAW adalalh pembelajar sejajti dan guru besar peradaban dunia. Meski tumbuh dikalangan yang minim praktek baca tulis, Rasulullah adalah pembelajar yang cepat. Ia belajar dari pasar, teman-teman, perjalanan dagang dan alam. Nabi mengajarkan mulianya ilmu dan urgensi ilmu untuk mencapai kesuksesan dunia akhirat.

  1. Pengembangan Hukum

Mahkamah Agung Amerika Serikat memberikan pengakuan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai salahsatu dari 18 Law Giver terbesar sepanjang sejarah bersama Hammurabi, Julius Caesar, Justinian dan Charlemegne. Sistem hukum yang diajarkan Rasulullah SAW juga mencerminkan bahwa hukum Islam itu menyeluruh, mengedepankan kemaslahatan, unsur pentahapan dan tidak membertakan. Ia bersifat fleksibel, moderasi serta penuh keadilan.

  1. Kepemimpinan dan Strategi Militer

Selama 10 tahun mempertahankan kedaulatan Islam, Rasulullah telah memimpin tidak kurang dari 9 perang besar dan mengatur 53 ekspedisi militer. Tetapi dalam interaksi militer yang luar biasa besar dan panjang itu korban jatuh hanya 379 jiwa saja. Jauh dibawah 15.323.100 jiwa pada Perang Dunia I dan dan 62.537.400 jiwa pada Perang Dunia II. Rasulullah mengajarkan bahwa strategi harus diawali dengan musyawarah, selalu waspada, tidak mudah marah, bersikap adil kepada semua pasukan, mengapresiasi yang berprestasi dan meminimalisir jumlah korban. Bagi beliau, Perang bukanlah untuk menumpas manusia tapi menyingkirkan sebagian orang yang menjadi penghalang kebenaran.

www.ensiklopediatazkia.com - Display 2 Ensiklopedia Leadership dan Manajemen Muhammad SAW

Sumber: Ensiklopedia Tazkia

TokoEnsiklopediaIslam.com untuk Toko Online Ensiklopedia Islam Indonesia